Skip to content

JAM37 🕰️ Dua Jarum Bergerak dengan Kecepatan Berbeda—Bagaimana Posisi Keduanya Menunjukkan Waktu? Memahami peran jarum pendek, jarum panjang, dan perpindahan menit membantu membaca jam analog tanpa sekadar menghafal angka.

By jam37

Before you buy

  • Review the item preview
  • Check software compatibility
  • Read the license terms
  • Check the included files
Already have an account? Sign in
Sign in

Product details

Ilustrasi JAM37 ini memakai jam analog rekaan yang menunjukkan pukul 3 lewat 20 menit. Jarum panjang menunjuk angka 4, sedangkan jarum pendek berada di antara angka 3 dan 4. Waktunya 3.20, bukan 4.20: kedua jarum memiliki tugas berbeda, dan posisi jarum pendek ikut berubah saat menit berlalu.

Dua jarum, dua ukuran waktu

Pada muka jam dengan angka 1 sampai 12, jarum pendek menunjukkan jam. Jarum panjang menunjukkan menit. Angka-angka yang sama menjadi patokan bagi keduanya, tetapi nilainya berbeda: untuk jarum menit, setiap langkah dari satu angka ke angka berikutnya berarti lima menit.

Karena itu, jika jarum panjang menunjuk angka 1, menitnya 5; jika menunjuk angka 4, menitnya 20; dan jika menunjuk angka 9, menitnya 45. Satu putaran penuh jarum panjang setara dengan 60 menit. Dalam rentang waktu yang sama, jarum pendek bergerak dari satu angka jam menuju angka berikutnya.

Urutan membaca posisi jarum

  1. Lihat jarum panjang untuk mengetahui menit. Kalikan angka yang ditunjuk dengan lima: angka 2 berarti 10 menit, angka 6 berarti 30 menit, dan angka 10 berarti 50 menit. Jika jarum berada di antara angka dan ada tanda menit kecil, tanda itu membantu menentukan menit dengan lebih tepat.

  2. Lihat jarum pendek untuk mengetahui jam. Jika jarum itu berada di antara dua angka, gunakan angka yang sudah dilewatinya. Misalnya, jarum pendek yang berada di antara 7 dan 8 menunjukkan bahwa jamnya masih 7.

  3. Gabungkan jam dan menit. Dalam contoh rekaan, jarum panjang di angka 8 berarti 40 menit. Jika jarum pendek berada di antara 7 dan 8, waktunya adalah 7.40.

Perhatikan bahwa jarum pendek tidak selalu menunjuk tepat ke angka jam. Ia bergerak sedikit demi sedikit seiring bertambahnya menit, jadi posisinya di antara dua angka merupakan bagian dari petunjuk waktu.

Perubahan menit menggeser jarum pendek

Bayangkan jam rekaan yang bergerak dari 3.00 menuju 4.00. Pada 3.00, jarum panjang berada di angka 12 dan jarum pendek di angka 3. Pada 3.15, jarum panjang mencapai angka 3, sementara jarum pendek sudah mulai bergerak ke arah 4. Pada 3.30, jarum panjang berada di angka 6 dan jarum pendek kira-kira di tengah antara 3 dan 4.

Ketika jarum panjang mencapai angka 9, menitnya 45. Jarum pendek sudah lebih dekat ke angka 4, tetapi jamnya tetap 3 karena jarum itu belum mencapai angka 4. Jadi, jarum pendek yang tampak dekat dengan angka berikutnya belum tentu menunjukkan bahwa jam tersebut sudah berganti.

Contoh yang membantu menghindari salah baca

Dua posisi rekaan berikut memperlihatkan mengapa kedua jarum perlu dibaca bersama:

  • Jarum panjang di angka 1 dan jarum pendek sedikit melewati angka 10 berarti 10.05. Jarum pendek baru bergeser sedikit karena baru lima menit berlalu.

  • Jarum panjang di angka 11 dan jarum pendek berada di antara 10 dan 11 berarti 10.55. Meski jarum pendek sudah dekat ke 11, jamnya masih 10.

Pada muka jam dengan angka 1 sampai 12, posisi jarum menunjukkan jam dalam siklus 12 jam. Posisi itu saja tidak membedakan pagi dan malam; konteks waktu yang diperlukan untuk mengetahuinya datang dari luar tampilan jam.

Intinya, gunakan jarum panjang untuk membaca menit dan jarum pendek untuk membaca jam yang sedang berlangsung. Saat menit bertambah, jarum pendek ikut bergerak menuju angka jam berikutnya—petunjuk kecil yang membuat posisi kedua jarum lebih mudah dipahami daripada sekadar menghafal angka.